Pernahkah Anda melihat pertunjukkan musik? Jika pernah, pasti Anda sudah cukup familiar dengan alat musik pukul. Jika Anda melihat pertunjukkan dangdut,  ada drum, kendang, dan tamborin yang termasuk contoh alat musik yang dipukul. Begitu juga ketika Anda melihat pertunjukkan musik lainnya, alat musik pukul ini menjadi salah satu alat musik yang memainkan peran vital.

Mampu memainakn alat musik adalah sebuah tantangan. Anda perlu suka dan tertarik pada seni dan keindahan. Anda tertarik dan suka, maka Anda akan menemukan keajaiban. Mudah belajar dan cepat menguasai. Saat Anda mampu memainkan alat musik, maka Anda punya nilai lebih bila dibanding orang lain.

Teknik memainkan alat musik pukul ini pun juga berbeda-beda. Ada yang ditepak, diteunggeul dan yang lainnya. Ada yang menggunakan alat pemukul khusus namun ada juga yang menggunakan telapak tangan. Nah, dalam kesempatan ini, kami akan memberikan pembahasan contoh alat musik yang dipukul. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.

Jenis Alat Musik Pukul

alat musik yang dipukul
Mengenal alat musik yang dipukul

Indonesia kaya akan kebudayaan dan seni. Sehingga tak heran ada banyak jenis alat musik. Salah satunya jenis-jenis alat musik. Secara umum, alat musik ini terdiri dari dua jenis yakni:

  1. Alat musik pukul bernada
  2. Alat musik yang tidak memiliki nada.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai perbedaan kedua jenis alat musik tersebut, berikut ini adalah ulasan lengkapnya.

Baca juga: 9 Alat Musik yang Berasal Dari Papua

Alat Musik Pukul Bernada

Jenis alat musik pukul bernada adalah alat musik yang mempunyai nada atau accord dalam permainannya. Alat musik tersebut mempunyai nada pentatonis maupun diatonis.

Dalam gending Jawa, ada nada khusus yakni nada laras pelog, slendro dan degung. Nada-nada tersebut juga bisa dimainkan melalui alat musik pukul tertentu.

Nah, ada beberapa alat musik pukul yang mempunyai Anda. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Kolintang

Kolintang merupakan salah satu alat musik tradisional asal Minahasa, Sulawesi Utara. Instrumen musik tradisional ini populer karena mempunyai bentuk yang unik. Ya, kolintang terdiri dari seperangkat bilah kayu yang disusun di atas rak kayu. Urutan bilahnya pun juga tertata dari ukuran yang besar hingga yang paling kecil.

Alat pukul kolintang juga menggunakan pemukul khusus. Pada ujung stik, ada bantalan kain atau karet sama seperti halnya pada pemukul gamelan Jawa. Pemukul yang digunakan pun berjumlah dua maupun tiga pemukul.

Ada beberapa jenis kolintang yang bisa Anda ketahui, yakni: Loway (bass); Cella (Cello) Karua (Tenor 1); Karua rua (Tenor 2); Uner (Alto 1); Uner Rua (Alto 2); Katelu (Ukulele); Ina Esa (Melodi 1); Ina Rua (Melodi 2); dan Ina Taweng (Melodi 3).

2. Xilofon

Selain kolintang, alat musik pukul bernada lainnya adalah Xilofon atau xylophone. Alat musik ini merupakan alat musik perkusi yang berasal dari negara Slovakia. Instrumen ini terdiri dari bilah kayu yang tersusun dalam rangkaian. Bilah kayu tersebut mempunyai ukuran yang berbeda-beda dengan bunyi yang berbeda juga. Batang kayu yang panjang akan mengeluarkan suara rendah dan sebaliknya.

Cara memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipukul bagian bilahnya menggunakan pemukul khusus, atau disebut malet. Alat pemukul tersebut terbuat dari plastik, karet maupun kayu. Nada yang dihasilkan dari alat musik ini pun juga beragam tergantung dari asalnya, yakni kromatik, diatonik, pentatonik maupun heptatonik.

Alat musik ini juga sering berpadu dengan alat musik lainnya. Khususnya dalam penampilan orkestra yang sering melibatkan alat musik pukul ini.

3. Bellyra

Jika Anda pernah melihat pertunjukkan musik drumband, Anda pasti pernah melihat alat musik ini. Ya, Bellyra merupakan salah satu alat musik pada drumband. Alat musik ini mempunyai fungsi sebagai pengisi nada-nada melodis dalam pertunjukkan.

Bellyra merupakan alat musik pukul yang terdiri dari bilah-bilah logam atau disebut lyra. Ukuran bilah logam tersebut juga berbeda-beda, berurutan dari panjang hingga pendek. Panjang dan pendeknya bilah tersebut mempengaruhi bunyi yang dihasilkan. Sementara itu, pemukulnya terbuat dari plastik dengan ujungnya membulat.

4. Calung

Alat musik ini berasal dari Sunda Jawa Barat. Terbuat dari bahan bambu yang terbentuk bilah tabung yang memiliki nada.  Bambu yang digunakan biasanya adalah bahan bambu hitam atau bambu hijau. Orang-orang memainkan alat musik ini menggunakan tongkat kayu. Alat musik calung ini punya tangga nada pentatonik, mi-na-ti-la dan ji-ro-lu-ma-nem.

Umunya calung terbagi 2 jenis. Pertama adalah calung rantai. Calung ini terdiri dari 7 bilah tabung bambu atau lebih yang siap di gunaan. Cara menggunakannya adalah dengan menyusunnya. Mulai bilah bambu paling besar hingga paling kecil. Bambu ini bisa kita ikat dengan kulit waru. Ada juga calung jinjing. Calung ini memiliki 4 hingga 5 bilah tabung.

5. Vibrafon

Alat musik vibrafon ini termasuk alat musik yang punya bilah atau batang nada yang mengeluarkan bunyi. Orang-orang mengenal alat ini dengan nama lain vibraharp atau vibes. Vibrafon ini punya batang yang terbuat dari bahan alumunium yang mampu menghasilkan nada.

Umumnya vibrafon juga memakai pedal layaknya pedal piano. Pedal ini punya fungsi mengatur tinggi rendahnya nada. Batang vibrafon bila dipukul, maka akan menghasilkan nada rendah saat Anda mengangkat pedalnya. Bila Anda menurunkan pedalnya, maka akan menghasilkan nada tinggi. Dalam praktiknya, biasanya orang menggunakan vibrafon ini untuk mengiringi musik jazz.

6. Glockenspiel

Alat musik ini masuk dalam golongan alat musik metallophone. Bentuk dan sifatnya mirip dengan xylophine. Tetapi tetap memiliki beberapa perbedaan mendasar. Di antara perbedaannya adalah bahan baku. Glockenspiel terbuat dari bahan metal dan logam. Sedangkan Xylophone terbuat dari bahan kayu.

Uniknya, pada Glockenspiel terdapat susunan logam yang sama dengan susunan pada keyboard dan piano.

7. Tubular Bells

Alat musik Tubular Bells ini terbuat dari bahan logam yang membentuk tabung tersusun rapi dan berjajar. Awal mulanya, Tubular Bells memiliki suara yang digunakan untuk mengadaptasi suara dentingan bel yang ada di gereja.

Rata-rata Tubular Bells punya diameter 30 hingga 38 cm. Panjangnya juga beda. Beberapa perbedaan ini mampu menghasilkan suara tinggi dan rendah.

Pada umumnya suara pada Tubular Bells memanfaatkan pemukul pada ujungnya yang terbuat dari membran plastik.

8. Ranat Ek Lek

Alat musik Ranat Ek Lek ini berasal dari Thailand. Bila kita perhatikan dengan seksama, maka kita akan menemukan fakta bahwa alat musik ini mirip dengan alat musik tradisional asli Indonesia.

Ranat Ek Lek masuk dalam kategori mettalophone. Sebuah alat tradisional yang terbuat dari bahan logam hingga mampu menghasilkan bunyi.

Alat Musik Pukul Tidak Bernada

Jenis instrumen pukul ini tidak mempunyai nada. Instrumen musik ini umumnya mempunyai fungsi sebagai pengiring, pengatur tempo dan ritme lagu. Ada beberapa jenis alat musik pukul tidak bernada.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak beberapa contoh alat musik tidak bernada sebagai berikut!

9. Kendang

Kendang merupakan salah satu alat musik ritmis tradisional pada musik gamelan. Fungsi alat musik ini adalah sebagai pengatur ritme atau tempo dalam lagu. Instrumen musik ini terbuat dari kayu berongga dengan membran kulit hewan pada bagian sisinya.

Kedua sisi tersebut mempunyai ukuran yang berbeda. Ada yang berukuran besar dan sedikit kecil. Kedua sisi gendang tersebut juga menghasilkan suara yang berbeda ketika dipukul.

Untuk memainkan kendang, pemain bisa menggunakan telapak tangannya. Dalam permainan kendang, ada teknik, gaya dan pola permainan yang mengikuti lagu atau gending tertentu.

10. Rebana

Rebana merupakan alat musik pukul yang cukup populer di Indonesia. Alat musik ini mempunyai bentuk bundar pipih. Rebana terbuat dari kayu yang berlubang pada satu sisinya. Sementara sisi yang lain tertutup oleh selaput membran yang terbuat kulit hewan.

Cara memainkan alat musik ini juga cukup ditepuk atau dipukul menggunakan tangan. Umumnya, tangan kiri memegang rebana sedangkan tangan kanan memukul membran rebana sehingga menghasilkan bunyi. Ukuran rebana pun juga berbeda-beda. Apabila ukurannya besar berbunyi suara yang rendah sementara yang kecil menghasilkan bunyi yang lebih tinggi.

11. Triangle

Instrumen musik ini sangat sederhana. Bentuknya segitiga dari bahan logam. Cara memainkan alat musik ini pun juga hanya dipukul pada bagian logamnya. Triangle termasuk alat musik ritmis yang tidak mempunyai nada.

Oleh karenanya, alat musik ini mempunyai peran sebagai pelengkap dalam lagu. Meski terlihat sederhana, dalam memainkan triangle, ada teknik dan pola tertentu agar bisa menghasilkan bunyi yang indah dan tepat.

12. Ketipung

Alat musik ketipung ini asli Indonesia. Memiliki bentuk yang mirip dengan gendang. Namun, memiliki ukuran yang lebih kecil. Alat musik ketipung ini memiliki lubang pada bagian tengah. Biasnya berdiameter 20 hingga 40cm. Alat musik ketipung ini terbuat dari bahan kayu yang terlapisi kulit binatang yang menghasilkan membran bunyi.

Pengertian Alat Musik Pukul

Sesuai dengan namanya, alat musik pukul adalah alat musik yang cara membunyikannya dengan cara dipukul. Nah, untuk memukulnya, ada yang menggunakan tangan dan juga alat pemukul khusus seperti drumstick.

Umumnya alat musik pukul tergolong alat musik ritmis yang mempunyai fungsi sebagai pengatur tempo dan ritme lagu. Alat musik ini juga termasuk jenis idiofon atau alat musik yang sumber bunyinya berasal dari membran atau bagian yang lunak pada alat musik tersebut.

Contoh alat musik pukul pun ada banyak. Hampir setiap pertunjukkan musik selalu melibatkan alat musik pukul. Sebagai contoh pertunjukkan musik gamelan, kita bisa mendengarkan bunyi kendang, kenong, gambang, kempul dan alat musik pukul lainnya dalam satu alunan irama.

Dalam penampilan konser musik, Anda akan menemukan drum yang memegang peranan vital dalam pertunjukkan. Itulah mengapa alat musik pukul ini mempunyai tugas penting dalam setiap penampilan.

Baca juga: 19 Alat Musik Tradisional Dan Namanya

Penutup

Itulah pembahasan mengenai alat musik pukul yang bisa Anda tahu. Alat musik pukul memang kebanyakan termasuk alat musik ritmis yang tidak mempunyai nada. Namun, ada juga alat musik pukul yang mempunyai nada dan memainkan peran penting dalam lagu. Semoga dengan penjelasan alat musik pukul di atas, Anda bisa lebih paham mengenai contoh alat musik yang dipukul beserta dengan contohnya. Memahami alat musik ini akan memudahkan Anda memainkannya. Memiliki skill atau kemampuan memainkan alat musik tentu membuat Anda bangga. Sehingga saat ada acara pertunjukan Anda bisa bergabung dan ikut memainkan alat musik ini dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published