Gambar Penampang Melintang Batang Dikotil

Made Santika March 21, 2024

Batang dikotil, ciri khas tumbuhan berbiji dua, memiliki struktur internal yang kompleks dan terorganisir. Penampang melintang batang ini mengungkapkan jaringan khusus yang menjalankan fungsi penting dalam pertumbuhan, transportasi, dan dukungan tanaman.

Dari lapisan terluar hingga inti terdalam, batang dikotil terdiri dari jaringan yang beragam, masing-masing dengan struktur dan fungsi unik yang memungkinkan tanaman beradaptasi dengan berbagai lingkungan.

Struktur Batang Dikotil

penampang melintang batang monokotil dikotil dimaksud deskripsikan berilah brainly contoh

Batang dikotil memiliki struktur yang kompleks dan sangat terspesialisasi untuk melakukan berbagai fungsi, termasuk transportasi air dan mineral, penyimpanan makanan, dan dukungan struktural.

Bagian-Bagian Utama Batang Dikotil

Batang dikotil terdiri dari beberapa lapisan jaringan yang berbeda, yang masing-masing memiliki fungsi spesifik:

  • -*Epidermis

    Lapisan luar batang yang tipis dan pelindung, terdiri dari sel-sel yang rapat tersusun.

  • -*Korteks

    Lapisan yang terletak di bawah epidermis, terdiri dari jaringan parenkim yang berfungsi sebagai penyimpanan makanan dan air.

  • -*Stele

    Lapisan pusat batang yang berisi jaringan pengangkut dan jaringan pendukung.

Perbandingan Jaringan pada Batang Dikotil dan Monokotil

Jaringan Batang Dikotil Batang Monokotil
Epidermis Terdiri dari sel-sel rapat yang tersusun Terdiri dari sel-sel epidermis dan sel bulu
Korteks Terdiri dari jaringan parenkim Terdiri dari jaringan parenkim dan serabut
Stele Terbagi menjadi empulur, xilem, dan floem Terdiri dari berkas pengangkut yang tersebar

Ilustrasi Gambar Penampang Melintang Batang Dikotil

[Ilustrasi gambar penampang melintang batang dikotil yang menunjukkan berbagai jaringan]Gambar penampang melintang batang dikotil menunjukkan pengaturan jaringan yang berbeda, termasuk epidermis, korteks, xilem, floem, dan empulur.

Jaringan pada Batang Dikotil

gambar penampang melintang batang dikotil

Batang dikotil memiliki organisasi jaringan yang kompleks, terdiri dari jaringan epidermis, korteks, dan stele. Setiap jaringan memiliki struktur dan fungsi yang unik.

Jaringan Epidermis

  • Lapisan terluar batang, terdiri dari sel-sel yang rapat dan saling mengunci.
  • Fungsi: melindungi batang dari kerusakan mekanis, kehilangan air, dan infeksi.

Jaringan Korteks

Terletak di bawah epidermis, terdiri dari beberapa lapisan sel parenkim.

  • Fungsi: menyimpan makanan, air, dan produk sampingan metabolisme.
  • Pada beberapa spesies, korteks mengandung kloroplas dan melakukan fotosintesis.

Jaringan Stele

Bagian tengah batang, dikelilingi oleh korteks.

  • Perisikel: lapisan sel yang mengelilingi stele, berperan dalam pembentukan akar lateral.
  • Endodermis: lapisan sel yang berdekatan dengan perisikel, mengatur pergerakan air dan mineral.
  • Silinder pusat: terdiri dari xilem dan floem.

Xilem

  • Mengangkut air dan mineral dari akar ke daun.
  • Terdiri dari trakea (sel mati berdinding tebal) dan trakeid (sel memanjang dengan dinding berlubang).

Floem

  • Mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tumbuhan.
  • Terdiri dari buluh tapis (sel hidup berdinding tipis) dan sel pengiring.

Susunan jaringan pada batang dikotil dapat bervariasi tergantung pada spesies dan usia tanaman.

Pertumbuhan Sekunder pada Batang Dikotil

Pertumbuhan sekunder adalah proses penambahan ketebalan pada batang dan akar tanaman dikotil, yang melibatkan aktivitas dua jenis meristem lateral, yaitu kambium gabus dan kambium vaskular.

Kambium Vaskular

Kambium vaskular terletak di antara xilem dan floem primer. Sel-sel kambium ini membelah ke arah dalam membentuk xilem sekunder (kayu) dan ke arah luar membentuk floem sekunder (kulit kayu).

Pembentukan Kayu

  • Xilem sekunder terdiri dari sel-sel mati dengan dinding sel yang menebal dan mengandung lignin, yang memberikan kekuatan dan kekakuan pada batang.
  • Jenis sel utama dalam xilem sekunder adalah trakea (sel pembuluh) dan trakeid (sel trakeid), yang berfungsi mengangkut air dan mineral.

Pembentukan Kulit Kayu

  • Floem sekunder terdiri dari sel-sel hidup yang disebut sel tapis, yang berfungsi mengangkut gula dan hasil fotosintesis.
  • Kulit kayu juga mengandung sel-sel parenkim dan serat, yang memberikan dukungan struktural dan melindungi jaringan internal.

Bagan Alur Pertumbuhan Sekunder

  • Aktivasi kambium vaskular
  • Pembelahan sel kambium ke arah dalam dan luar
  • Pembentukan xilem sekunder (kayu) dan floem sekunder (kulit kayu)
  • Peningkatan ketebalan batang

Adaptasi Batang Dikotil

gambar penampang melintang batang dikotil

Batang dikotil menunjukkan berbagai adaptasi yang memungkinkannya bertahan hidup di lingkungan yang beragam. Adaptasi ini berkisar dari struktur anatomi hingga modifikasi khusus yang meningkatkan toleransi terhadap kondisi lingkungan yang menantang.

Adaptasi untuk Mendukung Habitat Berbeda

* Tanaman merambat: Batang memanjang dan fleksibel, memungkinkan tanaman untuk memanjat struktur dan mendapatkan akses ke sinar matahari.

Kaktus dan sukulen

Batang berdaging dan menyimpan air, membantu tanaman bertahan hidup di lingkungan kering.

Tanaman air

Batang berongga dan memiliki aerenkim, yang memberikan daya apung dan memungkinkan pertukaran gas di lingkungan akuatik.

Adaptasi untuk Pertahanan dan Penyimpanan

* Duri dan duri: Modifikasi batang yang tajam melindungi tanaman dari herbivora.

Batang berongga

Memberikan dukungan struktural dan dapat menyimpan cadangan makanan atau air.

Rimpang dan umbi

Modifikasi batang bawah tanah yang menyimpan nutrisi dan membantu tanaman bertahan hidup selama musim tidak aktif.

Adaptasi untuk Perbanyakan Vegetatif

* Stolon: Batang horizontal yang merayap di atas tanah, menghasilkan tanaman baru di buku-bukunya.

Rhizome

Batang bawah tanah yang tumbuh horizontal, menghasilkan tunas dan akar baru.

Tuber

Modifikasi batang bawah tanah yang membengkak dan menyimpan nutrisi, digunakan untuk perbanyakan vegetatif.

Pentingnya Batang Dikotil

struktur fungsi batang jaringan tumbuhan epidermis parenkim pengangkut

Batang dikotil merupakan struktur penting yang memainkan peran vital dalam kehidupan tanaman. Batang berfungsi sebagai pendukung, sistem transportasi, dan tempat penyimpanan nutrisi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara keseluruhan.

Dukungan

Batang yang kokoh dan kaku memberikan dukungan struktural untuk seluruh tanaman. Mereka membantu menopang daun, bunga, dan buah, serta mencegah tanaman terkulai atau roboh. Batang yang kuat juga memungkinkan tanaman menahan angin kencang dan beban berat.

Transportasi

Batang berfungsi sebagai sistem transportasi utama untuk air, mineral, dan nutrisi. Xilem, jaringan pembuluh pada batang, mengangkut air dan mineral dari akar ke seluruh bagian tanaman. Sementara floem, jaringan pembuluh lain, mengangkut gula dan nutrisi dari daun ke bagian tanaman lainnya.

Penyimpanan

Batang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan nutrisi. Jaringan parenkim pada batang menyimpan karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat digunakan oleh tanaman untuk energi dan pertumbuhan. Penyimpanan nutrisi ini sangat penting selama periode dormansi atau ketika kondisi lingkungan tidak menguntungkan.

Penggunaan Industri

Batang dikotil memiliki berbagai kegunaan industri. Kayu, yang merupakan bahan utama batang pohon, digunakan dalam konstruksi, pembuatan furnitur, dan produksi kertas. Batang juga digunakan untuk menghasilkan pulp, yang merupakan bahan baku untuk membuat kertas dan produk kertas lainnya. Selain itu, batang dari beberapa spesies dikotil digunakan sebagai bahan bakar, pakan ternak, dan dalam pembuatan obat-obatan.

Ringkasan Penutup

Penampang melintang batang dikotil memberikan wawasan tentang keanekaragaman struktural dan fungsional yang memungkinkan tumbuhan berbiji dua berkembang dalam berbagai habitat. Struktur yang sangat terspesialisasi ini berkontribusi pada kesuksesan evolusioner mereka, menjadikannya komponen penting dalam keanekaragaman hayati dan ekosistem yang tak terhitung jumlahnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja jaringan utama yang ditemukan pada penampang melintang batang dikotil?

Jaringan utama meliputi epidermis, korteks, dan stele (termasuk xilem, floem, dan kambium).

Apa fungsi kambium pada batang dikotil?

Kambium adalah jaringan meristematik yang menghasilkan pertumbuhan sekunder, membentuk kayu dan kulit kayu.

Bagaimana batang dikotil beradaptasi dengan lingkungan kering?

Batang dikotil dapat mengembangkan jaringan penyimpan air yang tebal atau kutikula yang tebal untuk mengurangi penguapan air.

blank

Made Santika

Berbagi banyak hal terkait teknologi termasuk Internet, App & Website.

Leave a Comment

Artikel Terkait